21 Mar 2022 15:42 - 2 minutes reading

Reses Zulasmi Octarina Warga Keluhkan KIP Hingga KIS Belum Tepat Sasaran

Share This

Lembaknews.com – Pada reses masa sidang pertama tahun 2022 yang dilaksanakan tanggal 15 sampai 19 Maret 2022. Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Zulasmi Octarina SE turun ke Dapil. Dimana dia menemui warga masyarakat Desa Air Meles Atas, Desa Suban Ayam, Desa Cawang Baru di Kecamatan Selupu Rejang. Dan warga Desa Rimbo Recap, serta Dewa Lubuk Ubar di Kecamatan Curup Selatan.

Dari aspirasi yang disampaikan masyarakat, bervariasi. Mulai dari pendidikan hingga persoalan layanan kesehatan BPJS, “Reses kemarin, saya di Rejang Lebong. Seperti biasa banyak aspirasi yang jadi keluhan masyarakat disampaikan. Mulai dari sarana dan prasarana infrastruktur publik sampai pada persoalan dunia pendidikan,” ungkap Zulasmi Octarina, kemarin.

Dijelaskan oleh politisi cantik Partai NasDem Dapil Rejang Lebong dan Lebong itu. Persoalan Pendidikan, banyak warga masyarakat yang mempertanyakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dinilai masih belum tepat sasaran, “Beberapa peserta reses menyampaikan. Anak mereka mempunyai nilai yang baik dan berprestasi di Sekolah, namun justru tidak pernah mendapatkan beasiswa. Sementara warga masyarakat mendengar bahwa SPP sekolah itu gratis untuk tingkat SMA/SMK,” jelas Rina panggilan akrabnya.

Selain itu, juga ada aspirasi terkait layanan kesehatan BPJS yang dirasakan masyarakat belum maksimal, “Juga ada keluhan layanan kesehatan BPJS serta penerima bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang menurut warga, kehidupannya mampu namun masih mendapatkan program tersebut. Dan ini dirasa oleh sebagian masyarakat tidak adil, juga terkait persoalan jalan yang jadi kewenangan provinsi itu juga disampaikan peserta reses,” kata Rina.

Dari aspirasi yang disampaikan. Rina menegaskan, dia akan memperjuangkannya terhadap pemerintah daerah sesuai dengan tupoksinya masing-masing, “Yang memang jadi kewenangan pemerintah provinsi tentu akan saya perjuangkan semaksimal mungkin. Melalui lembaga legislatif DPRD Provinsi. Namun untuk layanan kesehatan, jika memang ada warga masyarakat dari kabupaten yang ditolak atau tidak mendapat kamar saat berobat di RS M Yunus. Maka segera saja hubungi saya, Saya akan segera menghubungi dinas OPD terkait ataupun manajemen RS M Yunus untuk menyediakan ruangannya,” tegas Rina. (09/ADV)

Foto Bersama Peserta Reses

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

- - Rumah Warga Lubuk Mumpo “Nyaris” Terjun ke Jurang Akibat Longsor