17 Mar 2023 22:41 - 2 minutes reading

Prihatin, Jalan Penghubung Desa Kota Padang Tidak Pernah Terjamah Sejak 2005 Silam

Share This

Rejang Lebong, Lembak News. Com– Akses jalan desa kota Padang yang merupakan penghubung kecamatan musi rawas sangat memprihatinkan sebab jalan tersebut tidak pernah terjamah pembangunan sedikit pun dari pemerintah setempat terlebih lagi minimnya penerangan jalan di malam hari.

Masyarakatpun keluhkan hal tersebut, fasilitas jalan yang diharapkan dari pemerintah Desa (Pemdes) atau pemerintah (Pemkab) namun hingga saat ini tak kunjung ada perhatian.

Memprihatinkan kondisi jalan penghubung antar desa

Perlu di ketahui pula jalan yang memiliki lebar kurang lebih 3M dan panjang kurang lebih sekitar 9Km tersebut pertama kali di buka pada tahun 1986 dan di sentuh aspal curah tahun 2005 hingga saat ini belum mendapatkan perhatian kembali dari pemerintah setempat.

Jalan ini merupakan akses yang sangat penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti berkebun yang mana mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan juga jalan tersebut adalah akses bagi para pelajar dan tenaga pengajar dalam menimba ilmu di tingkat SMP dan SMA.

Menurut keterangan Anuar (46) saat dimintai keteranganya oleh wartawan Lembak News. Com pada hari Jum’at (17/03/2023).

Beliau menyampaikan bahwa hampir tiap tahun pihak kecamatan mengajukan kepada pemerintah setempat untuk perbaikan jalan menjadi jalan prioritas namun hingga kini belum terealisasikan.

Beliau berharap agar jalan tersebut segera mendapat perhatian khusus dari pemerintah karena jalan tersebut sudah beberapa kali memakan korban.

“Saya mewakili masyarakat supaya pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut agar aktifitas kami menjadi lancar, apalagi jalan tersebut juga sudah beberapa kali memakan korban” Harap Anuar.

Anuar (46) warga kota padang

Menanggapi hal tersebut Arman suri selaku tokoh pemuda Lembak dan ketua Lembak sembilan Community Provinsi Bengkulu sangat menyayangkan sikap elit politik yang terkesan acuh terhadap kesejahteraan masyarakat terkhusus suku lembak.

“Saya sangat prihatin atas apa yang terjadi di tanah suku Lembak yang selalu menjadi korban janji manis para elit politik” Terangnya.

Beliau juga berharap agar pemerintah setempat lebih prihatin dan mengambil tindakan dengan segera membangun jalan tersebut

Pembangunan jalan dan sanitasi merupakan bagian penting untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat sekitar. (Dt1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

- - Rumah Warga Lubuk Mumpo “Nyaris” Terjun ke Jurang Akibat Longsor