REJANG LEBONG, Lembaknews.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sindang Dataran kembali menjadi sorotan. Kali ini, sejumlah fasilitas pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut perlu mendapat perhatian dan evaluasi menyeluruh terkait kesesuaiannya dengan standar operasional prosedur (SOP).
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi halaman yang berdebu dan pagar SPPG yang disebut belum tersedia, serta kendaraan operasional yang digunakan untuk mengantarkan makanan MBG yang disebut selain menggunakan mobil yang sudah tua, tidak dilengkapi pendingin udara (AC).
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Arman, selaku tokoh pemuda lembak, yang menyampaikan keprihatinannya terhadap fasilitas pendukung operasional SPPG di Kecamatan Sindang Dataran.
“Kami sangat menyayangkan dan prihatin dengan kondisi seperti ini. Program MBG merupakan program penting, sehingga fasilitas pendukungnya juga harus diperhatikan dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku mengingat ini menggunakan dana APBN yang cukup fantastis dan jangan hanya memikirkan keuntungan pribadi,” ujar Arman kesal
Menurut Arman, evaluasi terhadap sarana dan prasarana SPPG perlu dilakukan agar proses penyediaan hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat dapat berjalan dengan baik.
Ia berharap pihak terkait dapat segera melakukan pengecekan terhadap kondisi SPPG, termasuk fasilitas bangunan dan kendaraan operasional, sehingga pelaksanaan program MBG di Kecamatan Sindang Dataran dapat berjalan secara optimal dan profesional
Sementara itu, Kepala SPPG Kecamatan Sindang Dataran, Abdul Rahman Habibullah, S.Pd., memberikan konfirmasi kepada awak media terkait alasan empat sekolah tersebut belum mendapatkan MBG.
Abdul Rahman menjelaskan, belum disalurkannya MBG ke empat sekolah tersebut disebabkan oleh beberapa kendala, terutama jarak tempuh serta kondisi jalan yang buruk, sehingga menjadi pertimbangan dalam proses pendistribusian makanan.
“Keempat sekolah tersebut belum mendapatkan MBG karena jarak tempuh dan kondisi jalan yang buruk,” jelas Abdul Rahman.
Persoalan ini diharapkan dapat segera dicarikan solusi agar seluruh sekolah di Kecamatan Sindang Dataran yang menjadi sasaran program dapat memperoleh manfaat MBG secara merata.Ar.01












