Rejang Lebong, Lembaknews.com – Kisah pilu dialami Annasya Adrena Shena Effeni, bocah lima tahun asal Desa Tasikmalaya, Kecamatan Curup Utara, yang menjadi korban gigitan ular. Karena keterbatasan biaya dan belum memiliki kartu Indonesia Sehat, Annasya sempat tidak mendapat perawatan medis.
Kondisi tersebut akhirnya mendapat perhatian serius. Ketua TP-PKK Rejang Lebong Intan Larasita Fikri bersama Baznas dan Dinas Sosial turun langsung ke rumah Annasya untuk memberikan bantuan. Bantuan diserahkan kepada ayah Annasya, Henra Effendi (33), seorang wiraswasta yang tercatat sebagai warga kurang mampu berdasarkan Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan Kepala Desa Tasikmalaya, Antoni, pada 25 September 2025.
Diselamatkan Relawan
Beruntung, jaringan relawan S3 Curup cepat tanggap. Bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Mardiani, mereka membawa Annasya ke IGD RSUD Curup pada Selasa sore (23/9/2025) untuk mendapat perawatan intensif.
Pemkab Hadir untuk Warga
Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dalam kondisi darurat.
“Kalau ada warga menghadapi kondisi darurat, khususnya masalah kesehatan, jangan ragu melapor. Kami akan bergerak cepat agar masyarakat bisa ditangani tanpa hambatan biaya,” tegasnya.
Ia juga meminta perangkat desa hingga RT/RW lebih sigap memperhatikan warganya. “Kades, lurah, camat, sampai RT dan RW harus aktif agar tidak ada lagi warga kesulitan berobat,” tambah Fikri.
Kepedulian Nyata TP-PKK
Sementara itu, Ketua TP-PKK Rejang Lebong Intan Larasita Fikri menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah daerah.
“Kehadiran kami bersama Baznas dan Dinsos adalah bentuk perhatian langsung untuk Annasya. Semoga bantuan ini bisa memberi semangat agar ia segera pulih,” ujarnya.
Ia menambahkan, TP-PKK siap hadir di garis depan dalam setiap kondisi darurat, terutama terkait pelayanan kesehatan dasar masyarakat. (Arman01)












