REJANG LEBONG, Lembaknews.com — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindang Dataran terus berjalan. Namun, di tengah pendistribusian makanan bergizi ke sejumlah sekolah, masih terdapat sekolah di wilayah Kecamatan Sindang Dataran yang hingga kini disebut belum menerima manfaat program tersebut.
Kepala SPPG Sindang Dataran, Abdul Rahman Habibullah, saat ditemui awak media pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 13.39 WIB di Kantor Desa IV Suku Menanti, menjelaskan bahwa kegiatan pengantaran MBG dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Sementara pengambilan kembali ompreng dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut Abdul Rahman, distribusi MBG dilaksanakan selama lima hari kerja, yakni Senin hingga Jumat. Selain melayani sekolah di Kecamatan Sindang Dataran, SPPG yang dipimpinnya juga mendistribusikan MBG ke sejumlah sekolah di Kecamatan Sindang Kelingi.
Untuk di luar Kecamatan Sindang Dataran, ada sekitar sembilan sekolah di Kecamatan Sindang Kelingi yang mendapatkan distribusi,” jelas Abdul Rahman.
Abdul Rahman juga mengakui kondisi dapur MBG yang dikelolanya saat ini masih belum sepenuhnya memenuhi standar. Salah satu bagian yang menurutnya masih perlu dibenahi adalah area belakang dapur yang seharusnya dilengkapi pagar.
Tokoh Pemuda Lembak Soroti Pemerataan MBG
Sementara itu, tokoh pemuda Lembak, Armans Ramon, menyoroti pemerataan distribusi program MBG. Menurutnya, keberadaan SPPG Sindang Dataran semestinya dapat memberikan manfaat secara optimal kepada sekolah-sekolah yang berada di wilayah pelayanan terdekat.
Armans mengatakan SPPG memiliki peran penting dalam menyiapkan, mengolah, hingga mendistribusikan makanan bergizi kepada penerima manfaat, termasuk siswa-siswi sekolah.
Ia mencontohkan SDN 84 Rejang Lebong yang menurutnya hanya berjarak sekitar 15 menit dari dapur MBG dengan akses jalan yang sudah berupa aspal hotmix. Namun, sekolah tersebut disebut masih belum mendapatkan distribusi MBG.
Selain itu, SDN 124 Rejang Lebong dan SMPN 44 Rejang Lebong, yang diperkirakan berjarak sekitar 20 menit dari dapur MBG, juga disebut hingga kini masih menanti program Makan Bergizi Gratis.
Armans menyebut masih terdapat beberapa sekolah lainnya di Kecamatan Sindang Dataran yang belum memperoleh MBG. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena pada saat bersamaan SPPG Sindang Dataran disebut telah mendistribusikan makanan bergizi ke sekitar sembilan sekolah di kecamatan tetangga, yakni Kecamatan Sindang Kelingi.
Hal ini sangat disayangkan. Sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Sindang Dataran dan relatif dekat dengan dapur MBG masih ada yang belum mendapatkan program tersebut, sementara sekolah di kecamatan tetangga sudah mendapatkan distribusi,” ujar Armans.
Armans berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi sekaligus pendataan kembali terhadap penerima manfaat agar distribusi MBG berlangsung lebih merata, khususnya bagi sekolah-sekolah di Kecamatan Sindang Dataran yang memiliki akses relatif dekat dengan SPPG.
Menurutnya, pemerataan menjadi penting agar tujuan program Makan Bergizi Gratis dalam membantu memenuhi kebutuhan gizi para siswa benar-benar dapat dirasakan secara luas dan tidak menimbulkan kesan adanya sekolah yang tertinggal dalam memperoleh manfaat program.(SP.014)












