Alaku
Alaku

‎Dukung Swasembada Pangan, Metode PM-AAS Diperkenalkan di Desa Pengambang ‎

Rejang Lebong Lembaknews.com – Upaya mendukung program swasembada pangan nasional terus dilakukan melalui penerapan inovasi di sektor pertanian. Salah satunya dengan diperkenalkannya Sistem Padi Metode PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System) yang digelar di Desa Pengambang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (31/7/2026).

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Metode PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari program nasional menuju swasembada pangan.

‎Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, serta jajaran instansi pertanian dari tingkat provinsi hingga kabupaten sebagai bentuk sinergi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

‎Plt. Bupati Rejang Lebong yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong, Suradi, S.P., M.Si.

‎Staf Ahli Kementerian Pertanian Bidang PJ Swasembada Pangan Provinsi Bengkulu, Aidil Fitri, S.P.

‎Dandim 0409/Rejang Lebong yang diwakili oleh Pasi Ter Kapten Inf. Jhon Heri.

‎Kapolres Rejang Lebong yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Rizdianta, S.H.

‎Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Ineke Kusmiati.

‎Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Bengkulu, Dr. Shannora Yuliasari, S.TP., M.P.

‎Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP Edi Hermanto Purba, S.H., M.H.

‎Pj. Camat Sindang Beliti Ulu, Jenral, S.STP.

‎Kepala Desa Pengambang, Kailani.

‎Para pendamping dan penyuluh pertanian Kabupaten Rejang Lebong.

‎Anggota Kelompok Tani Pengembang Maju Desa Pengambang.

‎Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai penerapan Sistem Padi Metode PM-AAS, sebuah pendekatan pertanian modern yang mengedepankan efisiensi budidaya, penggunaan teknologi tepat guna, serta pengelolaan lahan yang lebih efektif guna meningkatkan hasil produksi padi.

‎Melalui penerapan metode ini, pemerintah berharap para petani dapat mengadopsi teknologi pertanian modern sehingga mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Rejang Lebong.

‎Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para petani yang hadir. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

‎”Pertanian yang maju hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi. Metode PM-AAS diharapkan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan hasil panen serta mendukung terwujudnya swasembada pangan di Indonesia,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut. Spr 014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *