INTERVENSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING MELALUI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT)
PUSKESMAS PADANG ULAK TANDING
REJANG LEBONG Lembaknews.com
Dalam rangka mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting serta meningkatkan status gizi masyarakat, Puskesmas Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, melaksanakan intervensi gizi melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita kurang gizi dan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau berisiko tinggi.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam pencegahan stunting yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Penyaluran PMT dilaksanakan setiap hari dengan sistem distribusi langsung ke desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Padang Ulak Tanding agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran dan berkesinambungan.
Penetapan sasaran dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan pemantauan rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh kader Posyandu bersama petugas kesehatan. Pendataan tersebut menjadi dasar dalam menentukan kelompok prioritas yang membutuhkan intervensi gizi.
Adapun sasaran program PMT meliputi:
15 anak dengan status kurang gizi yang menerima PMT setiap hari selama 56 hari.
18 ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) atau berisiko tinggi yang menerima PMT setiap hari selama 120 hari.
Makanan tambahan yang diberikan berupa kudapan dengan kandungan protein tinggi, kaya zat gizi, serta diolah dengan memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan sanitasi. Penyusunan menu serta pelaksanaan distribusi didampingi oleh Nury Oktafina, S.Gz, selaku Penanggung Jawab Program Gizi Puskesmas Padang Ulak Tanding, sehingga kualitas gizi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Melalui pelaksanaan program ini, Puskesmas Padang Ulak Tanding berharap dapat meningkatkan status gizi ibu hamil dan anak, mencegah terjadinya stunting sejak dini, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Rejang Lebong. MT.004












